Dai Diharapkan jadi Penyejuk di Masyarakat, Bupati: Kami Komitmen Tingkatkan SDM Dai
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB- Tantangan umat muslim saat ini semakin berat, diantaranya gaya hidup bebas, yang mengajak generasi penerus meragukan. Oleh sebab itu peran mubaligh atau dai sangat dibutuhkan, untuk memberikan pemahaman dan pengamalan A-Quran sesuai anjuran Rasullah SAW keberadaannya diharapkan dapat melindungi masyarakat di Bumi Batiwakkal dari pengaruh buruk, yang dapat merusak aqidah.
"Saya selaku kepala daerah berharap kepada para dai di Kabupaten Berau dapat menjadi penyejuk kepada masyarakat. Kami pun selaku Permerintah Daerah selalu berkomitmen meningkatkan SDM, yang cerdas, berakhlaq, berbudi luhur, salah satunya adalah meningkatkan insentif para Dai, “ Hal itu disampaikan langsung Bupati Berau Sri Juniarsih Mas secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) lkatan Dai Indonesia (IKAD) Kabupaten Berau.
Kegiatan Musda IKADI dipusatkan di Balai Mufakat Jalan Cendana, Tanjung Redeb . Dihadiri perwakilan PW IKADI Kaltim, Ketua Baznäs Kabupaten Berau, Busransyah, pengurus daerah IKADI Beraum Kepala Kementrian Agama Kabupaten Berau, Mulyadi, Ketua MUI, Syarifudin lsrael, takrnir masjid dan para mubalik.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Kabupaten Berau, Sri Juniarsih Mas menyampaikan, peran dai sebagai pendakwah risalah agama Islam dan pesan kebaikan kepada masyarakat. Selain itu peran da'i sangat penting dalam menjaga ukhuwah islamiah, bagi umat muslim dan muslimah yang ada di Kabupaten Berau. Apalgi di Kabupaten Berau banyak ormas lslam, seperti NU, Muhamdiyah, Hidayatullah, LDIl dan ormas islam lainnya.
“ Banyaknya berbagai golongan ormas Islam akan tetapi sebagai mubaligh harus tetap dapat menjaga ukhuwah islamiah, sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW,” ungkap Sri Juniarsih lagi seraya menambahkan bahwasanya umat Islam tetap bersatu, walau berbeda - beda golongan, akan tetapi memiliki tujuan yang sama. (advetorial/sep)